Institutional Leadership

Kolektif Pakar Strategis.

Integrasi kepakaran akademik lintas disiplin dan keunggulan teknologi digital dalam merumuskan skema manajemen risiko bencana yang resilien, presisi, dan berkelanjutan bagi kemaslahatan publik.

Dr. Imam Muslem
Executive Oversight
Chief Strategy Officer

Dr. Imam Muslem R, M.Kom.

Pimpinan Otoritas Manajemen Data dan Penasehat Kebijakan Strategis Sistem Informasi Pemerintahan Institusional.

Dr. Ir. Cut Azizah
Technical Infrastructure
Infrastructure Director

Dr. Ir. Cut Azizah, MT.

Direktur Integrasi Infrastruktur Wilayah dengan spesialisasi Rekayasa Manajemen Resiko dan Mitigasi Bencana Berkelanjutan.

Zulkifli, M.Kom.
Operational Fact-Check
Field Intelligence Lead

Zulkifli, M.Kom.

Ahli Komunikasi Publik dan Analis Data Kemanusiaan dengan fokus pada Akurasi dan Obyektivitas Pelaporan Fakta Lapangan.

Al Muzzammil
System Architecture
Chief Technology Architect

Al Muzzammil

Arsitek Utama Sistem Informasi Berbasis Data Terintegrasi dan Inovator Teknologi Digital untuk Ketangguhan Bencana.

Visi Dunia.

"Membangun tatanan masyarakat yang tangguh melalui kedaulatan data bencana yang akurat, terintegrasi, dan responsif secara universal."

TanggapData berkomitmen untuk terus berevolusi sebagai pusat keunggulan teknologi mitigasi tingkat nasional.

Manifesto Misi Strategis

Infrastruktur Data Mandiri

Implementasi sistem database terdistribusi hingga level Dusun untuk mencegah bias informasi bantuan.

Sinergi Multi-Stakeholder

Menyatukan perspektif akademis, birokrasi, dan kebutuhan warga dalam satu kanal komunikasi digital.

Analisis Mitigasi Prediktif

Mengembangkan model data yang tidak hanya melaporkan dampak, tapi mampu memetakan potensi risiko masa depan.

Eksistensi TanggapData.

Bermula dari urgensi validitas data di wilayah Kecamatan Peusangan, tim kolaboratif dari Universitas Almuslim merumuskan TanggapData sebagai standar baru manajemen informasi kebencanaan. Dengan menjunjung tinggi integritas intelektual, platform ini hadir sebagai instrumen vital bagi pengambil kebijakan demi tercapainya respon kemanusiaan yang lebih cepat, tepat, dan berkeadilan.